Stimulasi Agar Anak Cepat Bicara

Stimulasi Agar Anak Cepat Bicara

Seperti papa, mama, bola, dan sebagainya. Ada juga kata-kata yang kurang jelas, tapi cenderung diucapkannya berulang-ulang. Misal, kata “tak” untuk menyebut cicak atau “num” untuk minum.

Ketika seharusnya anak sudah bisa mengucapkan 2—3 kata dalam satu kalimat tapi ia hanya mengucapkan satu kata, minta ia mengatakan dengan benar. Beri  stimulasi agar anak cepat bicara. Semakin banyak stimulasi dilakukan, semakin cepat anak bicara. Berikut cara menstimulasi agar anak cepat bicara.

  1. Banyak-banyaklah mengajak anak bicara. Walaupun mereka sepertinya belum mengerti, tapi kata-kata tersebut akan diingatnya, dan suatu saat akan diekspresikannya saat ia sudah bisa bicara.
  2. Hati-hati dalam memilih kata saat bicara di depan anak. Karena anak sangat mudah menyerap dan mengingat, jangan mengucapkan kata-kata kotor atau umpatan. Ingat, apa yang orangtua bicarakan, akan ditiru saat anak bicara.
  3. Supaya lebih mudah dimengerti, ajak anak ngobrol dalam suasana yang menyenangkan. Misal, ketika bicara tentang hujan, orangtua memperbolehkan anak menadahkan tangan untuk menampung air hujan sambil bercerita saat hujan seluruh tanaman akan basah. Bisa juga sambil menyanyikan lagu-lagu tentang hujan. Dengan begitu, kemampuan bicara anak semakin terasah.
  4. Ketika bicara, usahakan anak memang sedang menaruh perhatian. Apakah matanya sedang melihat ke arah kita atau benda yang kita tunjukkan atau ke arah lain. Bila anak terlihat memerhatikan sesuatu, ajak ia bicara mengenai hal atau benda yang sedang diperhatikannya itu.
  5. Berikan makanan padat sesuai usia anak untuk merangsang otot bicaranya.
  6. Jangan mudah menyerah untuk terus mengajaknya bicara.