Meningkatkan Kualitas ASI untuk Buah Hati

Meningkatkan Kualitas ASI untuk Buah Hati

Inilah mengapa banyak pihak tak henti-hentinya menggalakkan ASI eksklusif demi masa depan generasi penerus bangsa. Mengingat pentingnya peran ASI demi tumbuh dan kembang sang buah hati, dr. I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, Sp.A, MARS, ketua Satgas ASI PP IDAI (pengurus pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia) terpanggil untuk memberi kiat dan wacana yang benar mengenai ASI.

Nah, untuk meningkatkan kualitas ASI, berikut sejumlah kiat dari Partiwi untuk para ibu menyusui :

  1.  Makan Seimbang
    Konsumsi makanan sehari-hari dengan kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral yang berimbang. Ingat, jumlah makanan yang harus dikonsumsi ibu menyusui memang sedikit lebih banyak daripada biasanya. Pada 3 bulan pertama, dibutuhkan sekitar 500 kalori lebih banyak dari biasanya. Sedangkan usia kandungan di atas 3 bulan, sekitar 700 kalori lebih banyak dari biasanya.
     
  2. Tetap Olahraga
    Lakukan olahraga secara rutin dengan tujuan relaksasi agar suasana hati jadi bahagia. Olahraga bisa berupa aktivitas ringan dan berkala dengan durasi secukupnya seperti jalan sehat atau aerobik. Suasana emosi yang bahagia akan meningkatkan hormon yang menunjang produksi ASI.
     
  3. Konsumsi Kalsium dan Zat Besi
    ASI merupakan sumber kalsium yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas tulang anak. Bila ibu menyusui merasakan keluhan nyeri pada tulang, sebaiknya segera tingkatkan asupan kalsium. Caranya, dengan mengonsumsi makanan sumber kalsium seperti ikan dan minum susu khusus ibu menyusui yang mengandung DHA, asam folat, kalsium, vitamin, zat besi, dan prebiotik FOS. Bila perlu, konsumsi pula suplemen yang mengandung kalsium.
     
  4. Banyak Makan Sayur dan Buah
    Konsumsi lebih banyak sayuran hijau untuk meningkatkan asupan zat besi untuk menangkal anemia pada ibu dan bayi. Selain itu konsumsi lebih banyak buah sebagai antioksidan agar ibu tak mudah sakit.
     
  5. Istirahat Cukup
    Upayakan istirahat cukup untuk menekan stres yang akan menghambat produksi ASI. Pada 4-8 minggu pertama, biasanya ibu perlu begadang untuk menyusui. Sesuaikan saja waktu tidur ibu dengan waktu tidur bayi, dan istirahat 7-8 jam sehari.