Mengatur pola makan untuk menghindari diabetes

Mengatur pola makan untuk menghindari diabetes

Ada dua jenis diabetes. Diabetes tipe 1 dan tipe 2. Umumnya diabetes tipe 1 berasal dari kelainan genetik sehingga sulit dicegah, sementara kalau diabetes tipe 2 cenderung masih bisa dicegah lewat gaya hidup yang sehat seperti menjaga pola makan dan olahraga. Diabetes tipe 2 terjadi karena resistensi insulin, dimana insulin tidak bekerja dengan maksimal untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuh. Yuk jaga tubuh kita dengan memperhatikan pola makan.

  1. Perbanyak konsumsi makanan berserat seperti sayuran dan buah-buahan. Pilih sayuran seperti bayam, brokoli, wortel, kacang hijau. Konsumsi setidaknya tiga kali sehari.
  2. Yuk beralih ke gandum dan biji-bijian. Whole grains atau bahan makanan yang terbuat dari biji serelia utuh kaya akan vitamin esensial, mineral dan phytochemicals yang dapat mengurangi risiko diabetes. Bekatul dan serat dalam whole grain mempersulit enzim pencernaan untuk memecah pati menjadi gula. Ini memperlamban kenaikan gula darah dan mendorong indeks glikemik menjadi rendah.
  3. Perbanyak minum air putih. Tapi kalau ingin minuman yang ada ‘rasanya’ pilih kopi atau teh saja ya, dengan syarat kurangi gula dan krimnya.
  4. Kurangi konsumsi daging merah terutama yang sudah diproses seperti  deli meat (daging iris seperti untuk burger), sosis, atau bacon. Daging merah jika dikonsumsi berlebihan, kandungan zat besinya dapat merusak sel yang memproduksi insulin. Begitu juga kandungan sodium dan nitrit (pengawet) dalam daging olahan. Gantikan makanan kaya protein seperti ikan (salmon, tuna, sarden) kacang-kacangan, hingga susu rendah lemak. Ini dapat menurunkan risiko diabetes hingga 35% lho.

Jika perlu, minum hemaviton GluCare  untuk menjaga kadar gula dalam darah. Kandungan Chromium Nicotinate di dalamnya dapat meningkatkan sensitivitas jaringan tubuh terhadap insulin sehingga jaringan tubuh dapat menyerap gula darah dan mengubahnya menjadi energi. hemaviton GluCare juga mengandung zinc yang berperan dalam sintesis (produksi), penyimpanan dan pengeluaran insulin, sehingga membantu berperan dalam mengatur dan mengendalikan kadar gula (glukosa) darah.